Diundang Akatiga, sebuah organisasi yang sudah lebih dari 2 dekade berjibaku dengan penelitian dan berbagai kegiatan yang menghidupkan. Kini organisasi ini punya wajah baru dan perhatian khusus pada pengembangan “kaum muda”.
Salah satu yang saya ikuti Jumat lalu adalah pada saat mereka mengundang beberapa komunitas untuk saling berkolaborasi merancang sebuah langkah strategis pengembangan petani muda dengan jalan buka akses lahan dan sebagainya, pengorganisiran berbasis komunitas dan tentu saja kreativitas dan inovasi hingga pengelolaan pasca produksi.
Yang dilakukan Akatiga adalah hal kecil. Butuh tangan-tangan lain untuk sama-sama bergerak. Sebab, kebutuhan pangan adalah isu yang tak akan habis dan tak tergantikan. Sepanjang manusia butuh asupan gizi untuk memperpanjang masa hidup.
Btw, sanya hanya ikut belajar, bertukar pengalaman dan merayakan kebersamaan sesama nak muda.